Cerita di balik Pony Ma, pria ganteng terkaya China pesaing Jack Ma

gabungsaja.com
Cerita di balik Pony Ma, pria ganteng terkaya China pesaing Jack Ma


Gabungsaja.com - Ma Huateng alias Pony Ma menyalip Jack Ma sebagai orang terkaya China pada Senin (7/8). Data ini berdasarkan daftar orang terkaya dunia versi Bloomberg.


Dilansir dari Business Insider, Selasa (8/8), Pony Ma ialah pendiri dan CEO dari perusahaan IT, Tencent. Produk Tencent yang paling populer ialah aplikasi WeChat.

WeChat adalah aplikasi percakapan yang memadukan antara WhatsApp, Google News, Uber, dan Deliveroo. Pengguna aplikasi ini sudah mencapai jutaan. Pony Ma saat ini menjadi pemegang saham individu terbesar di perusahaannya dengan besaran 8,71 persen.

Segala yang berhubungan dengannya disengaja atau tidak memiliki keterkaitan dengan kuda. Di mana, nama yang dipilih untuk panggilannya yakni 'Pony' merupakan salah satu jenis kuda. Selain itu, nama 'Ma' dalam bahasa China juga berarti kuda.

Sementara, Tencent memiliki kata lain dalam bahasa China yakni Teng Xin yang artinya era percakapan dengan kecepatan 10.000 tenaga kuda. Agen Poker

Pony Ma memulai membangun Tencent pada usia 26 tahun di 1998. Produk pertamanya langsung menggebrak pasar dan disukai masyarakat China.

Produk pertamanya bisa dibilang hasil 'contekan' dari aplikasi percakapan milik Israel yang bernama ICQ. Paham bahwa dirinya telah dicap sebagai pelaku plagiat, Pony Ma membuat suatu inovasi pada 2011. Saat itu lahirlah WeChat.

Sama seperti aplikasi pendahulunya, WeChat langsung diterima dan disukai oleh masyarakat China. Menurut laporan keuangan Tencent, pengguna WeChat dan Weixin (yang juga aplikasi percakapan) per April 2017 mencatat 938 juta pengguna aktif bulanan.

Weixin dan WeChat awalnya adalah satu kesatuan. Namun, Pony Ma memutuskan untuk memisahkan mereka dengan pembagian Weixin untuk pengguna nomor China dan WeChat untuk pengguna nomor internasional.


BANDAR757 Agen Sakong Judi BandarQ Domino99 Bandar Poker Online Terpercaya

Komentar